Cara Backup Restore Semua Data di Ponsel Xiaomi

by -211 views


MIUIPEDIA – Backup dan Restore data aplikasi dan internal di HP Xiaomi | Membuat Cadangan Data Seperti Konfigurasi Setelan Sistem, Aplikasi, Game, Kontak, SMS, File di Memori internal seperti poto, Dan History seperti Chat WhatsApp, Browser dan lain-lain, ini sangat berguna untuk mencegah kehilangan file atau data yang penting.

Backup adalah istilah yang dipakai untuk proses menyalin data ke lokasi lain atau di lokasi yang sama untuk mencegah kerusakan atau kehilangan data, Sedangkan Restore adalah proses mengembalikan data seperti semula.

Berikut adalah Cara Backup Restore Semua Data di Ponsel Xiaomi Dengan Cepat, Lihat Pembahasan lengkapnya dibawah ini..

Backup Restore Di HP Xiaomi 

Untuk Metode Backup saya Bagi menjadi 2 :

Metode Basic, Tidak ada syarat khusus.

Namun Kalau Metode Advanced, Kamu Harus memiliki akses Root dan Status Bootloader Sudah Terbuka.

Kamu bisa baca Cara Root Semua Tipe Ponsel Xiaomi Tanpa TWRP atau Dengan TWRP dan Cara sukses 100% Unlock Bootloader.

Kapan Backup dibutuhkan ?

Backup dibutuhkan ketika melakukan proses yang dapat menyebabkan bahaya terhadap data-data tersebut atau ketika kamu merasa ingin melakukannya..

Backup Dapat Dilakukan Via PC / Laptop atau Dari Ponsel itu sendiri.

Namun bila ingin lebih mudah dan Aman kamu bisa memindahkan / mencadangkan data tersebut melalui Komputer dan memindahkannya ke hard disk Komputer, Agar dapat Menghemat Memori Internal Kamu.

Baca Juga : Cara Menjadi Memori Eksternal ( Kartu SD ) Menjadi Internal Tanpa Root

Proses Backup dilakukan berguna untuk menjaga agar data tersebut tidak hilang atau rusak, berikut contoh umum kapan backup dibutuhkan :

  • Update / Upgrade Versi MIUI
  • Memasang TWRP
  • Memasang Root
  • Mengganti Custom ROM
  • Mengganti Kernel
  • Bootloop
  • Dan segala proses yang dapat membahayakan data.

Backup ada baiknya dilakukan secara berkala agar nantiknya proses backup lebih cepat karena jika tidak, Backup akan membutuhkan waktu yang lama tergantung dari banyak dan besarnya data tersebut.

Apa Keuntungan Melakukan Backup ?

Simplenya.. data yang kamu anggap penting tidak hilang.
 

Dengan backup, kamu tidak perlu menyita waktu lagi untuk memasangnya satu persatu, hanya perlu restore kembali Aplikasi beserta datanya.

Dalam Pembahasan ini, saya akan membagi Cara Backup menjadi Dasar (Basic) dan Tingkat Lanjut (Advanced).

(Basic) Backup Tingkat Dasar

Backup Tingkat Dasar ini adalah proses backup yang umum dilakukan.

Biasanya Sistem Android sudah menyediakan Opsi Backup ini di Setelan / Pengaturan untuk Backup Data Seperti : Kontak, Data Aplikasi, Setelan, History, SMS.

Untuk Backup History Chat Whatsapp bisa langsung ke Pusat Bantuannya.

Backup ini umumnya digunakan ketika :

  • Update, upgrade MIUI atau versi Android
  • Melakukan Reset Pabrik / Reset Ponsel

Cara ini dapat dilakukan tanpa PC / Komputer cukup Melalui Ponsel saja.

Just Info:
Di Metode basic ini saya menggunakan cara backup secara online, Karena Menggunakan Sistem Android Pure , untuk cara offline saya tidak tahu pasti bagaimana caranya.

Buat kamu yang tau bagaimana cara backup secara offline Di Sistem Android Pure Versi Android 9 ini tanpa aplikasi tambahan bisa Hubungi Kami, Dan Artikel ini akan di edit kembali.

Namun untuk Kalian Yang menggunakan Sistem Android berbasis MIUI, untuk Cara Backup Tingkat Dasar Kalian bisa lakukan Cara Offline ataupun Online, Lihat Caranya DISINI.

Berikut Langkahnya..

Pertama Pastikan Akun Google kamu sudah tertaut / terhubung di ponsel

  • Masuk ke setelan – Layanan Google – Backup

Hidupkan Opsi Backup Ke Google Drive – Pilih yang ingin di Backup – Terakhir Klik Backup Sekarang.

Untuk Restore, Otomatis akan dilakukan ketika akun terkait di ponsel untuk memastikannya pastikan sinkronisasi pada akun aktif.

Untuk Memulihkan Kontak, Kamu bisa masuk lagi ke Pengaturan Layanan Google, Kemudian Pilih Pulihkan Kontak dan Terakhir Pilih Backup Kontak yang mana yang ingin di pulihkan.
Metode diatas adalah cara umum yang digunakan untuk backup data yang dilakukan langsung di ponsel tanpa bantuan aplikasi tambahan atau perangkat lain, baik tanpa root atau unlock bootloader.

Untuk Cara Backup Tingkat Lanjut (Advanced) akan dibutuhkan Akses Root dan Status Bootloader sudah di unlock. 

(Advanced) Backup Tingkat Lanjut

Sebelumnya Pastikan Kamu Telah Memenuhi Syarat.

Metode Backup Tingkat Lanjut ini, untuk backup Aplikasi beserta datanya ada 2 opsi.

Pertama menggunakan Titanium Backup (root), dan yang Kedua Menggunakan TWRP (recovery).

#1 Backup Data Aplikasi Dengan Titanium Backup (root)

Keuntungan menggunakan Metode ini Adalah :

  • Dapat di Restore walaupun di ROM lain
  • Aplikasi aman dari Force Close walaupun digunakan di ROM lain.
  • Backup sekaligus data aplikasi tersebut
  • Dan lain lain.

Baca Juga : Cara Memasang Google Camera HDR+ Android 6.0 MIUI Redmi Note 3 Pro

Kekurangannya :

  •  Kamu harus lakukan set up yang biasanya dilakukan setelah wipe data / install ulang.

Langkah – Langkahnya :

Buka Aplikasi Titanium Backup

    • Klik (1) Menu
    • Lalu Pilih Opsi (2) Batch actions.
    • Selanjutnya pilih (3) Backup all user apps 

      Pilih Aplikasi yang perlu di backup dan jika sudah maka (4) klik logo centang dan proses backup pun akan berlangsung.

      lama proses tergantung banyak + besarnya data pada aplikasi tersebut.

      File Hasil Backup akan berada di memori internal dengan Folder TitaniumBackup jika perlu kamu dapat memindahkannya ke memori eksternal atau Hard disk Komputer.

      Namun jika ingin melakukan restore kamu harus memindahkannya lagi ke memori internal.

      #2 Backup Data Aplikasi Dengan TWRP (recovery)

      Keuntungan menggunakan Metode ini Adalah :

      • Tidak Perlu Set up lagi, Karena Semua Konfigurasi Sistem juga akan dibackup.
      • Backup Aplikasi beserta datanya
      • Dan lain lain.

      Kekurangannya :

      • Hanya bisa digunakan di ROM yang digunakan sebelumnya atau update dari ROM sebelumnya, jika digunakan di ROM baru (berbeda) biasanya aplikasi akan sering Force Close / Hang.

      Baca Juga :  Cara Mengatasi Ponsel Tidak Mau Full 100% saat di Charge

      Langkah – Langkahnya :

      Masuk ke mode TWRP (recovery), Biasanya dengan menekan Tombol volume atas + power.

      Jika kamu mengalami masalah dengan Tombol, silahkan baca Tanpa Tombol, Masuk Ke mode Recovery.

        Jika sudah masuk ke mode TWRP (recovery)

        • Pilih Menu (1) Backup
        • (2) Centang Bagian Data saja
        • Lalu Pilih (3) Select Storage
        • Saya sarankan kamu menyimpannya di MicroSD lalu klik (4) OK, tapi jika di internal juga tidak masalah.
        • Terakhir (5) Swipe to Backup > tunggu prosesnya, lama proses terganggu banyak + besar data yang kamu miliki.
          Hasil Backup Akan berada Folder Custom Recovery yang kamu gunakan, contoh jika di pitchblack recovery hasil backup akan berada di folder PBRP sedangkan TWRP Official di Folder TWRP.

          Jika Perlu kamu dapat memindahkan file tersebut ke memori eksternal atau hard disk komputer, namun jika ingin melakukan restore kamu harus memindahkannya lagi seperti semula.

          Backup Data Internal Storage (memori internal) dengan adb

           
          keutungan menggunakan metode adb dibanding MTP untuk menyalin data internal adalah :

          • Lebih cepat
          • Semua data dapat dikirim dengan baik
          • dan lain lain

          Kekurangannya :
          Persiapan yang harus kamu lakukan :
          Langkah – Langkahnya :
          Disini ada 2 cara, Pertama Melalui USB Debugging Kedua Melalui Mode Recovery.

          Untuk cara pertama silahkan Lihat dibagian Restore, Cukup lihat sampai bagian ponsel terdeteksi.

          Sedangkan Cara Kedua kamu cukup masuk ke mode tersebut, Caranya seperti ini

          Masuk ke mode TWRP (recovery), Biasanya dengan menekan Tombol volume atas + power.

          Jika kamu mengalami masalah dengan Tombol, silahkan baca Tanpa Tombol Masuk Ke mode Recovery.

          • Dalam mode TWRP (Recovery), Hubungkan Ponsel ke PC / Laptop menggunakan kabel USB
          • Pastikan Ponsel sudah terdeksi dan driver terpasang dengan baik, Seperti Gambar dibawah ini
          adb pull -p /sdcard D:backup_internal

          /sdcard adalah direktori memori internal
          D:backup_internal adalah direktori tujuan, disini saya menyimpannya di data D Laptop / PC

          Lama Prosesnya tergantung dari banyaknya + besar ukuran data yang kamu miliki.

          Buat kamu yang bingung mencari direktori memori internal bisa lihat tips dibawah ini

          Dibagian awal TWRP masuk ke menu (1) install terus pilih (2) Select Storage pilih internal dan lihat direktorinya seperti gambar di atas.

          Proses Restore

          Restore Data Aplikasi Dengan TWRP (recovery)

          Masuk ke Mode Recovery Pilih menu (1) Restore

          • Pilih (2) Select Storage > dimana lokasi kamu menyimpannya
          • Pilih (3) Folder Backupnya
          • Pastikan Data di centang
          • Terus (4) Swipe to Restore
          • Pastikan proses restore data berjalan dengan baik tanpa terjadi error

          Restore Data internal Storage (memori internal) adb

          Jika ingin Restore menggunakan ADB Milik Mode Recovery silahkan lihat kembali dibagian backup, Cukup lihat sampai bagian Ponsel Terdeteksi.

          Namun jika ingin Menggunakan Metode adb via USB Debugging, Kamu harus mengaktifkannya di opsi pengembang

          Untuk mengaktifkannya Buka Setelan – Tentang Ponsel – klik / tap berkali kali di versi MIUI – masuk ke opsi pengembang – aktifkan debugging USB, Lalu hubungkan ke PC maka akan muncul notifikasi untuk mengijinkan otoritas debug usb seperti dibawah ini, pilih OK

          • Pastikan Ponsel sudah terdeksi dan driver terpasang dengan baik seperti gambar dibawah ini

          adb push -p D:backup_internal /sdcard

          D:backup_internal adalah direktori dimana lokasi backup data berada.
          /sdcard adalah direktori tujuan, yaitu ke memori internal.

          Baca Juga : Cara Mudah Mengetahui Status ARB xiaomi kamu dengan Toolkits ini

          Restore data aplikasi dengan titanium backup (root)

          instal dan buka aplikasi Titanium Backup
          Masuk ke Menu, Batch action, geser kebawah hingga menemukan bagian menu restore buat yang bingung dimana opsi Batch Action, Coba lihat Kembali di Bagian ini

          • Klik (1) Restore apps with data, dan pilih aplikasi yang ingin di restore
          • Lalu klik (2) Logo Centang 

          Semoga Artikel Tentang Cara Backup Restore Semua Data di Ponsel Xiaomi ini bermanfaat untuk kalian semua..

          Misalnya ada pertanyaan terkait artikel ini, atau sebuah usulan untuk pembahasan (artikel) di situs ini, silahkan hubungi kami.

          Juga bila ini bermanfaat jangan lupa share ke orang lain agar artikel ini bermanfaat bagi orang banyak, Jangan lupa follow kami di twitter.

          Serta ikuti Chanel Telegram kami untuk mendapatkan Pemberitahuan artikel Terbaru, Terima kasih atas kunjungannya.





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *